Inisiatif ini diharapkan mampu mengubah sampah menjadi nilai ekonomi, di mana masyarakat dapat terlibat dalam proses pengumpulan dan penjualan
Dalam upaya membangun kesadaran lingkungan dan mendukung program Pemerintah, Kelurahan Wundudopi bekerja sama dengan Mahasiswa IAIN Kendari Akan menyelenggarakan Diskusi Kesadaran Lingkungan. Sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi Kelurahan Wundudopi dalam menerapkan norma lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan visi besar Walikota Kendari tentang pengelolaan sampah. Lurah Wundudopi menekankan disiplin pemilahan sebagai langkah awal.
“ Kami ingin tumbuhkan kesadaran warga, agar program ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, bukan lagi hanya kegiatan ceremonial, atau sekedar mengugurkan kewajiban “. Tandas Derlin
Tak berhenti di situ, Kelurahan Wundudopi merencanakan kolaborasi strategis dengan semua masyarakat maupun pemerhati lingkungan, baik Mahasiswa maupun Komunitas. Karena Program ini dianggap penting sehingga perlunya sosilisasi terkait rencana jangka Panjang Program Bank Sampah Kelurahan Wundudopi.
“ Program pengelolaan sampah Kelurahan Wundudopi ini diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan masyarakat menuju reintegrasi sosial yang lebih baik “. Ucap Derlin
Inisiatif ini diharapkan mampu mengubah sampah menjadi nilai ekonomi, di mana masyarakat dapat terlibat dalam proses pengumpulan dan penjualan. Selain itu, kedepannya yang dipikirkan pengembangan budidaya maggot dan pembuatan pupuk kompos akan dimaksimalkan untuk mengolah sampah organik menjadi sumber pupuk alami, mendukung ketahanan pangan di rutan sekaligus mengurangi volume limbah.